Jumat, 13 Oktober 2017

Problem Bahasa Kita




Judul Buku            : Problem Bahasa Kita Dari Iwak Pitik Sampai Arus Balik
Terbit                     : Oktober 2017
Pengantar              : Samsudin Berlian
Penerbit                 : Kaktus Jogjakarta


Ketika sains dan teknologi, seni dan buah karya manusia-manusia modern diciptakan di dunia bahasa-bahasa yang tidak kita kenal, sementara realitas kehidupan kita bersifat global, terjadilah problem bahasa. Dan bahwa dunia global modern itu tidak statis tetapi dinamis, dengan perubahan-perubahan yang sangat cepat, problem bahasa kita pun meningkat dan menyusah setiap saat. Setiap titik geografis di muka bumi sekarang adalah penyumbang sekaligus penikmat produk-produk peradaban pada level yang berbeda-beda. Kita di Indonesia menerima masukan banyak sekali unsur-unsur produk global itu. Sama seperti sampah yang dihasilkan oleh bungkus-bungkus produk-produk  global tersebut, problem bahasa kita pun menggunung dan susah diurai.

Influx peradaban global, baik dalam bentuk fisik maupun mental, barang dan gagasan, tiba bersama dengan labelnya dan bahasanya masing-masing. Perjumpaan peradaban global dan Nusantara, bahasa-bahasa global dan Indonesia, terjadi di arena penuh pergolakan. Itulah problem setiap bahasa yang hidup. Itulah problem bahasa Indonesia masa kini. Tidak heran kalau dalam buku ini pembaca akan menjumpai berbagai bahasan tentang bahasa-bahasa lain. Problem bahasa terjadi di arena sains, teknologi, tradisi, kuliner, agama, seni, filosofi, pendidikan, militer, diplomasi, keluarga, lingkungan hidup, ekonomi, kesadaran diri, dst, yang tidak berdiri sendiri-sendiri, tapi berbaur di dalam keruwetan interaksi kehidupan masyarakat yang komplex, dan yang berubah dengan cepat pula dari hari ke hari. Istilah-istilah, ungkapan-ungkapan, jabaran-jabaran, dari yang terbatas seujung jarum sampai seluas pandangan dunia weltanschauung, yang berasal dari segala penjuru angin, berseliweran dan berbenturan. Itulah problem bahasa kita, bukan sekadar teknis kebahasaan yang masih rajin dihafal di sekolah-sekolah; dan sangat jelas bukan hanya perkara “bahasa Indonesia yang baik dan benar”.

Kumpulan tulisan dalam buku ini adalah salah satu sumbangsih, bagian kecil dari perjuangan dan pergumulan besar bangsa ini untuk memupuk bahasa Indonesia agar menjadi bahasa yang kuat di gelanggang peradaban global yang kita hidupi saat ini. Membaca tulisan-tulisan ini adalah bagian dari proses mengatasi problem bahasa kita yang hidup itu, proses mengurai satu kekusutan demi satu kekusutan, sebelum merajutnya kembali ke dalam mosaik Nusantara nan jaya. Suatu proses yang insyaallah tidak akan pernah selesai.

(Samsudin Berlian)

Jika berminat terhadap buku ini silakan kontak: 081913966695





Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Tentang Saya

Kolumnis lahir di Lamongan, sekolah di Jombang kemudian semi menetap di Jakarta. Menjalani hidup biasa-biasa saja. Karya yang telah diterbitkan: Modin Soimun (2015), Jangan Membonsai Ajaran Islam (2015)

Terbaru

recentposts

Kritik dan Saran

Nama

Email *

Pesan *